Policy Base Routing Pada Cisco Router

Jika jaringan kita punya beberapa jalur keluar untuk mengakses aplikasi tertentu, seperti terimplementasikannya Redudancy, Load Sharing dan Load Balancing. Tentunya kita ingin memaksimal jalur tersebut misalnya dengan mengatur jalur keluar untuk mengakses Web via jalur A, sedangkan jalur lainnya via jalur lainnya. Untuk mewujudkan hal tersebut kita dapat menggunakan konsep Policy Base Routing (PBR) . Untuk contoh implementasi penerapan PBR dapat seperti berikut ini :

 

 

 

 

 

 

 

Pada topologi diatas kita coba untuk mengimplementasikan PBR pada Router2, dimana PBR ini digunakan untuk mengatur trafik protol HTTP dari LAN ke Web Server (ilmuberbagi.com) via 10.10.10.1 (Router0) , sedangkan trafik lainnya via Router1. Untuk mengimplementasikan hal ini pada router cisco dapat menggunakan konfigurasi berikut ini

1. Buat ACL untuk HTTP Trafik

Router2#conf t
Router2#(config)access-list 101 permit tcp 192.168.10.0 any eq www

2. Buat Route Map untuk mengatur trafik HTTP memilih next hop 10.10.10.1 (Router0)

Router2(config)#route-map pbr permit 10
Router2(config-route-map)#match ip address 101
Router2(config-route-map)#set ip next-hop 10.10.10.1
Router2(config-route-map)#exit
Router2(config)#route-map pbr permit 20

Catatan : route-map pbr permit 20 digunakan untuk mengizinkan traffic selain HTTP untuk dilewatkan

3. Implementasikan route map yang sudah dibuat ke interface LAN

Router2(config)#int fa0/0
Router2(config-if)#ip policy route-map pbr

4. Tes Akses Website ilmuberbagi.com dari PC LAN
5. Cek pada Router2 untuk memastikan Policy Base Routing sudah terimplementasi dengan baik dengan perintah “show route-map”

Demikian informasi ini mengenai implementasi PBR ini disampaikan, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.


10 Comments

  • ~MHC~

    February 1, 2012

    sangar…!!! hehehe…

    Reply
  • Alfa

    September 6, 2012

    pikiran jadi cerah ey mas

    Reply
  • Teguh Supriyanto

    September 13, 2012

    mas, kalau ada contoh kasus seperti ini
    sebuah perusahaan mempunyai 2 ISP yang berbeda. sebut saja ISP A dan ISP B. ISP A digunakan untuk Download dan ISP B digunakan untuk Upload. tapi ketika ISP A Off, secara otomatis ISP B bisa digunakan untuk Download dan Upload dan sebaliknya juga dengan ISB B kalau mati.
    gimana cara penyelesaiannya mas?

    Reply
    • ardisragen

      October 5, 2012

      coba saja PBR, nah di route map set ip next-hopnya 2 alamat.. yang pertama jadi main yang kedua jadi backup, misal set ip next-hop [A] [B]

      Reply
      • hanif

        July 15, 2013

        bagaimana kalau dia punya dua router, Router A, masuk ke Isp A, router B, masuk ke ISP B, dibelakang routing ada coreswitch dua juga, Core 1, masuk ke router A dan B, Core 2, masuk ke router A dan B.
        ISP A—-Router A—-Core1,core2
        ISP B —Router B—-Core2,core2
        apakah apa kalau seperti itu

        Reply
        • hanif

          July 15, 2013

          maksudnya pakai metode apa yg bisa diterapkan di coreswitch dan routernya

          Reply
        • ardisragen

          March 5, 2014

          lebih enak topologinya di gambar kak 😀

          Reply
    • Agus Sasmito H.

      August 29, 2013

      “kalau upload lewat ISP B, kalau download lewat ISP A”. kalo untuk mengendalikan upload mah bisa pake jurus ini, tapi kalau mengendalikan downloadnya musti lewat isp-A gitu apakah bisa konfig dari sisi kita (sampean)?
      Bukannya yang nemtuin tuh paket dari inet masuk ke kita itu si ISP, bukan kita?
      dan rute itu biasanya otomatis dipilih berdasarkan “best-path”.
      soo… kyknya kalo supaya “download lewat ISP-A” itu tidak bisa hanya sekedar konfig di sisi sampean, harus ada campur tangan dari ISP-A juga bro.

      CMIIW

      Reply
      • ardisragen

        March 5, 2014

        yup bener mas agus, ini kan hanya contoh implementasi PBR, belum bicara teknikal upload dan download ehhee, jika dalam kondisi sebenarnya memang membutuhkan kerjasama dengan provider 😀

        Reply
  • OZI

    September 17, 2014

    bang boleh kita minta refrensinya buat kita jadikan judul skripsi PBR ini

    Reply

Leave a Reply