Browse Category

General

ardisragen_korea

2 Tahun Belajar Jaringan di Korea, Apa yang didapat?

Satu minggu menjelang kembali ke tanah air tercinta, boleh dong ya saya sedikit curhat mengenai hal-hal yang didapat selama 2 tahun belajar tentang jaringan di negeri ginseng, khususnya di Advanced Network Systems Lab, Electronics & Computer Engineering, Chonnam National University, dibawah bimbingan Prof. Deokjai Choi. Berbagai mata kuliah di program master course wajib saya ambil sebagai pengetahuan dasar dan bekal riset, seperti Topic of Computer Networks, Topic of Pattern Recognition, Distributed Object System, Topic in Intelligent Systems, Real Time Internet Protocol, Topic of Web Mining, Special Topics in the Computer Engineering, dan Special Topic on Mobile Internet. Alhamdulilah master course ini dapat terselesaikan dalam kurun waktu 1,5 tahun.

ardisragen_korea

Seperti yang kita ketahui, Korea selain sebagai salah satu negara di Asia yang industrinya dapat dikatakan maju, juga merupakan peringkat teratas dari sisi kecepatan akses internetnya di dunia (Baca: Data dan Fakta Internet di Korea, Desember 2012). Kemajuan industri dan perkembangan internet ini merupakan faktor dari banyak faktor sangat bergairahnya dunia penelitian dan pengembangan di Korea *semoga Indonesia bisa mengejar kelak*, khususnya di bidang jaringan. Dari sekian banyaknya institusi penelitian mengenai teknologi dan sistem jaringan di Korea, saya hanya berkesempatan untuk berkenalan dan berinteraksi dengan 3 institusi diantaranya.

Institusi yang pertama adalah LG Innotek R&D Center yang pusat penelitiannya berada di kota Ansan. Bekerjasama dengan laboratorium Digital Communication di kampus, kita mendapat tantangan dari LG Innotek R&D untuk meningkatkan skalabilitas perangkat ZigBee IP-USN dengan dukungan dan berbasis 6LoWPAN protocol. Kurang lebih satu tahun saya mendapat kesempatan untuk belajar dan meneliti mengenai hal ini. Alhamdulilah terdapat beberapa publikasi artikel hasil dari proyek riset ini, baik itu yang diterbitkan di konferensi maupun jurnal internasional.

Institusi yang kedua adalah National Information Society Agency (NIA) of Korea yang salah satu perannya adalah mendukung dan mempromosikan penggunaan teknologi informasi paling mutakhir. Di bidang jaringan, sebelum di implementasi pada end-user, NIA menggunakan fasilitas Korea Advanced Research Network (KOREN) untuk melakukan pengujian. Alhamdulilah pada tahun 2013 saya berkesempatan untuk melakukan pengujian mengenai “Open Mobile Network Technical Feasibility Test“Â bersama rekan-rekan dari Kyunghee University, Kemyung University, dan Korea University. Pada pengujian ini salah mendapatkan tugas khusus untuk mengintegrasikan IP Routing Engine berbasis Quagga ke jaringan berbasis OpenFlow, dengan integrasi ini maka dapat dilakukan inter-network OpenFlow. Berkat proyek pengujian ini saya juga mendapat kesempatan berkenalan dengan Professor Hong, yang merupakan kepala Lab Jaringan di Kyunghee University. Semoga ini dapat menjadi awal kerjasama lebih lanjut.

Institusi yang ketiga adalah Korea Institute of Science and Technology Information (KISTI) yang salah satu perannya adalah mengelola fasilitas Korea Research Environment Open Network (KREONET) yang interkoneksi jaringan berbagai institusi penelitian dan akademik di Korea. Menjelang masa-masa kelulusan dari program master course, saya ditunjuk menjadi project leader untuk mengembangkan “Virtual Network Management System for SDN/OpenFlow Infrastructure” yang kedepannya akan digunakan untuk manajemen pengelolaan jaringan KREONET. Dalam mengembangkan sistem ini, kita bekerjasama dengan dengan reka-rekan dari Jeju National University dan Kyungnam University. Alhamdulilah berkat proyek ini, saya mendapat kesempatan untuk mengenal Dr. Buseong Cho, salah satu peneliti KISTI yang kebetulan pernah ketemu juga  di APAN-37 di Bandung, Indonesia. Kesempatan untuk berkenalan dengan Prof. Seok dari Kyungnam University dan Prof. Song dari Jeju National University juga merupakan pengalaman yang luar biasa. Kesempatan ini juga menghantarkan saya untuk belajar dan mecoba menggunakan fasilitas virtual network environment seperti GENI yang dikembangkan di USA dan OFELIA yang dikembangkan di Eropa. Saya berharap semoga kedepannya Indonesia  akan juga punya fasilitas semacam ini.

Selain berbagai kesempatan untuk belajar dan melakukan penelitian seperti yang tersebut diatas, alhamdulilah saya juga dapat kesempatan belajar, mengetahui, membuat, dan mempublikasi artikel ilmiah. Bagi seorang peneliti dan akademisi ini merupakan sesuatu hal yang sangat penting. Alhasil saya mendapat berbagai kesempatan mengikuti konferensi internasional di Indonesia, Korea, Vietnam dan China. Publikasi artikel pada berbagai tingkatan jurnal seperti domestik jurnal, internasional jurnal terakreditasi SCOPUS dan SCIE (thomson) dapat dilakukan. Berbagai kesempatan ini, merupakan tahap awal dan bekal yang baik untuk memulai rencana karir saya sebagai dosen di negeri kita tercinta, Indonesia.

Yang terakhir dan tak kalah pentingnya adalah kesempatan untuk mengikuti berbagai forum internasional alhamdulilah didapatkan. Hal ini sangat penting untuk memperlebar relasi dan menjalin kerjasama lebih jauh dengan para akademi dan peneliti yang sebidang. Pada tahun 2013, saya mendapat kesempatan melalui Internet Society Fellowship untuk menghadiri IETF Meeting yang ke-86 di Orlando, USA. Kesempatan untuk mengikuti Internet Engineering Task Force (IETF) Meeting tersebut saya manfaatkan untuk belajar secara langsung dari berbagai Internet Engineer Expert seperti Prof. Carsten Bormann, Zach Shelby, dan lainnya mengenai pembuatan Internet standard. Pada awal tahun 2014, atas bantuan dan rekomendasi dari Prof. Choi, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti Asia Pacific Advanced Network (APAN) Meeting yang ke -39 di Bandung, Indonesia. Kesempatan yang baik untuk berinteraksi dengan para pakar teknologi dan aplikasi jaringan di kawasan Asia Pasifik. Forum internasional terakhir yang Professor saya perkenalkan adalah Asia Pacific Network Operation & Management Symposium (APNOMS). Sebuah forum yang merupakan wadah diskusi mengenai operasi dan manajemen jaringan yang diinisiasi oleh para stakeholder yang ada di Jepang dan Korea.

Terimakasih para Professor dan kawan-kawan di Netsys CNU atas berbagai bantuannya untuk mendapatkan berbagai pengalaman berharga ini. Terimakasih ya Rabb, saya sadar berbagai kesempatan yang didapat selama 2 tahun belajar jaringan di Korea ini adalah bagian dari berbagai karunia dan nikmat yang telah Kau berikan pada hamba-Mu ini. Insya Allah berbagai hal yang didapatkan ini dapat menjadi modal awal untuk kembali ke Indonesia dan melanjutkan petualangan hidup di negeri tercinta.